Penyakit Mers dan Gejala Umum yang Harus Anda Ketahui

Uncategorized

Penyakit Mers atau sering disebut Middle East respiratory syndrome coronavirus adalah penyakit pernapasan yang diakibatkan oleh virus. Umumnya orang menyebut penyakit ini dengan sebutan sindrom pernapasan Timur Tengah. Virus yang menyebabkan penyakit ini menyerang dan menginfeksi paru-paru manusia.

Penyakit mers ini memiliki gejala umum dan dapat menyerang siapa saja tanpa batasan umur. Penyakit ini bisa menyerang anak-anak, bayi yang bahkan belum genap berusia 1 tahun hingga lansia.

Gejala Mers

Gejala mers umumnya sama dengan gejala flu biasa sebab virus yang mengakibatkan penyakit ini sejenis dengan penyebab flu. Gejala tersebut meliputi:

  • Demam
  • Napas yang pendek
  • Disertai batuk
  • Perut terasa mual
  • Muntah
  • Diare

Gejala umum mers yang terjadi pada penderita jika tidak segera ditangani dapat mengakibatkan kematian. Dilansir dari hellosehat.com 4 dari 10 orang dilaporkan meninggal akibat mers. Tanda-tanda pneumonia juga sering ditemukan pada penderita mers saat dilakukan pemeriksaan.

Dilansir dari alodokter.com penyakit ini dapat memicu gagal organ jika telah memasuki tahap keparahan yang tinggi. Gagal ginjal dan syok sepsis adalah yang sering terjadi, dan dapat menyebabkan kematian. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan bagi anda yang mengalami gejala umum seperti flu dan diserta gangguan pencernaan segeralah melakukan pemeriksaan ke dokter.

Penyakit mers dapat menular kepada orang lain, namun tidak semudah penularan flu biasa. Mers dapat menular jika terjadi kontak secara langsung terhadap pasien, seperti merawat penderita mers dengan tidak menerapkan prosedur perlindungan diri terhadap virus penyebab mers dengan baik.

Sumber: www.dokter.id

Penyakit mers sulit dideteksi pada tahap awal karena gejalanya mirip dengan flu biasa. Waspada terhadap penyakit ini perlu anda lakukan dengan segera memeriksakan diri atau anggota keluarga jika mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan.

Virus Mers

Virus penyakit ini ditularkan oleh hewan dan manusia. Virus ini banyak ditemukan pada hewan unta berpunuk satu yang terinfeksi oleh virus Mers yang berasal dari Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan. Manusia dapat tertular oleh virus ini dari unta yang terinfeksi melalui kontak secara langsung maupun tidak.

Penularan Virus Mers

  • Dari hewan ke manusia

Hewan unta berpunuk satu dipercaya sumber utama dari virus mers, namun cara penularannya ke manusia belum diketahui sepenuhnya.

  • Dari manusia ke manusia

Virus mers yang ditularkan oleh manusia ke manusia lain adalah karena adanya kontak secara langsung, misalnya orang yang merawat penderita tanpa menggunakan perlindungan diri yang tepat dan prosedur yang tepat pula.

Pencegahan dan Pengobatan

Vaksin untuk penyakit ini belum ditersedia, dan hingga saat ini belum ada pengobatan secara khusus yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit mers. Dokter akan memberikan langkah pengobatan sesuai dengan gejala dan kondisi kesehatan penderita.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Lakukan pencegahan untuk menghindari penularan virus mers dengan beberapa cara sebagai berikut.

  • Sering membersihkan (mensterilkan) dan menjaga kebersihan benda-benda yang sering disentuh atau digunakan oleh banyak orang, seperti pegangan pintu.
  • Menutup hidung batuk atau bersin dengan tisu, dan segera buang tisu tersebut ke tempat sampah.
  • Cuci tangan sebelum menyentuh area mata, hidung, dan mulut.
  • Hindari kontak secara fisik atau berbagi pakaian, peralatan makan dengan penderita, serta tidak memakai peralatan yang digunakan oleh penderita.
  • Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan secara rutin dengan air dan sabun selama 20 detik, terutama sebelum makan dan menyentuh area wajah.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*